Profesionalisme Di Sebuah Hoby

Bisa dikatakan tennis hanyalah sebuah hoby. Sayangnya permainan ini tidak memungkinkan bagi saya untuk memainkannya sendiri. Harus ada teman. Dan memang itulah yang membuat terasa fun. Meski bila dihitung kini hampir 5 tahun usia Komunitas MHI tennis, namun masih terasa seperti kemarin saja keinginan saya untuk bisa main tenis bisa terlengkapi dengan hadirnya 5 teman main pertama saya. Masih melekat diingatan, waktu itu semuanya sangat

sederhana dan mudah. Kami berlima terkumpul dari milis majalah menshealth, saling bantu mencari lapangan, dapat dan langsung bermain. Se-simple itu. Tak ada hal ribet lain yang harus dipikirkan kecuali bermain. Karena bagaimanapun kami satu hampir satu level permainan dan tak ada masalah administrasi yang dibebankan kecuali iuran per quarter. Hal itu berlangsung hingga 3 bulan kemudian, kami hanya berfikir untuk bisa datang dan bermain itu saja.[……..]

Continue Reading

You may also like

Qelaran In-Ship Q1-2009

Beda format! Itu yang terasa di gelaran Internal Championship Quarter 1-2009 (Inship Q1-2009) yang diadakan Minggu, 22 Maret lalu. Perebutan tempat sebagai ganda terbaik seperti Inship sebelumnya diubah formatnya menjadi perebutan team terbaik. Sesuai dengan jumlah anggota intern maka gelaran kali ini terbagi dalam dua team yang masing-masing team akan berebut angka melalui 4 pasangan gandanya.

Sengaja format ini diubah dengan tujuan penyegaran dan variasi hingga kemonotonan bermain berpasangan bisa dihindarkan. Penentuan peringkat dan pasanganpun diatur supaya kekuatan berimbang serta tetap seru di pertandingan. Tak terkecuali hadiah cash pun disediakan untuk pemacu semangat. Gelaran inship kali ini makin istimewa karena bersamaan dengan launching logo dan kaos MHI tennis. dari awal pemesanan kaos Supporter Team telah kualahan dengan banyaknya pesahan hingga total order kaos hingga akhir sebanyak lebih dari 3 x jumlah anggota MHI tennis sendiri yang hanya berjumlah 17 orang!

[…….]

Continue Reading

You may also like