Hoby-Hoby Baruku

Tiap hari banyak hal yang baru terjadi pada aku. Kebisaanku ataupun tingkah polah yang menyertai perkembanganku. Sambutan-sambutan kecilpun muncul dari setiap perubahan ini. Namun demikian ayah dan bunda meyakini bahwa setiap perkembangan anak adalah beda. sehingga mereka cukup sabar bila ada hal yang belum bisa aku lakukan sementara anak sebayaku bisa. Mereka mencermati perkembanganku lewat panduan buku-buku. dan selama perkembangan kemampuanku masih dalam range normal. Mereka tak perlu kawatir. Justru mereka menyemangatiku. Memang kadang menyenangkan juga berada ditengah keluarga yang banyak omong sehingga setiap hari terasa sangat ramai dan bersemangat. Bahkan tak jarang juga keramaian ini di tambah dengan pembicaraan ayah sama bunda yang panjang lebar sebelum tidur. Kalau sudah begini aku akan memperhatikan mereka dengan diam. Dan saat mereka menyadari kalau aku perhatikan lalu melihatku. Ah malu … aku pasti berpura-pura melihat arah lain dengan tak bersalah.

Diantara kebisaanku menjelang 5 bulan umurku adalah aku suka sekali menjulurkan lidahku, memainkan bibir dan bikin balon dari ludah. Ah Bunda kadang tak suka aku begini karena jorok katanya. Tapi ini khan mengasyikkan. kayaknya ayah yang suka membiarkan aku mengikuti kata hariku selama tidak membahayakan aku. Aku memang suka ngeces, lumayan parah deh. Orang-orang bilang pasti dulu saat hamil ada keinginan bunda yang belum terpenuhi. Mendengar hal ini bunda yang malah bingung. Karena selama ini merasa tak menginginkan apa-apa. Namanya juga mitos bunda, begitu ayah menghibur.

Akupun suka untuk mengeyot tanganku, bukan jariku. Hampir 5 jari aku masukan mulut dengan enaknya. Ayah dan Bunda mengalihkan dengan mainan bila melihat aku begini. tapi Tante Ninik mengajariku mengenyot jempol saja. Ah jengkelnya ayah melihat hal ini. Mungkin ayah berfikir bila ngenyot semua jari tak akan berakibat lama namun bila jempol doang pasti akan keterusan. Setidaknya kebiasaan ini membuat panggilanku bertambah menjadi Miss Kenyot![…….]

Continue Reading

You may also like

Bunda Masuk Kerja

Setelah lebih dari 3 bulan aku nyaman ditungguin Bunda karena cuti melahirkan. Hari ini 07 April 2008, Bunda harus kembali masuk kerja. Sedihnya. Aku tahu ini tidak saja berat buat aku tapi juga buat Bunda. hampir seminggu ini Bunda sudah mengatur jadwalku agar terbiasa untuk ditinggal. Misalnya jadwal bangun pagi, mandi pagi dan yang paling penting mempersiapkan aku untuk bisa minum dari botol. Masih aku ingat bagaimana pertama kali Bunda mengajariku minum dari botol. takjub bercampur gembira saat pertama kali botol susu disodorkan aku langsung melahapnya sampai habis. Tanpa kesulitan dan adaptasi yang merepotkan. bahkan untuk ganti dari nenen ke botol susu dan sebaliknyapun seakan tak ada masalah. Jempol deh begitu Bunda bilang.

Pagi ini aku lihat Bunda sibuk mondar mandir mempersiapkan keperluanku sementara aku dimandikan Nenek. Pandanganku tak lepas dari Bunda karena aku tahu akan seharian bunda meninggalkan aku untuk kerja. Tak hanya menyiapkan tas kerja Bundapun telah menyiapkan satu tas yang berisi botol-botol kosong untuk tempat ASI yang akan disedot Bunda Di kantor. Rencananya Bunda akan pulang tiap jam makan siang selama sebulanan ini agar aku bisa adaptasi. Duh kasihan juga Bunda yah. Pasti capek. Tapi Bunda memang bersikeras untuk tetap memberiku ASI selama mungkin. Paling tidak 6 bulan sampai 1 tahun. Karena bagaimanapun itu hal yang paling penting buat aku.[…….]

Continue Reading

You may also like