image
sambooks

MHI Tennis 11th Anniversary: Bukan Komunitas Biasa

January 13th, 2016

Lewat sudah 1 dekade perjalanan komunitas MHI tennis. Satu komunitas yang mempunyai visi menghimpun semua pecinta tennis dalam satu sessi latihan tennis bersama yang bermoto akrab, sehat dan fun.  Perjalanan panjang ini telah bermuara pada perbaikan system organisasi baik itu pengelolaan keuangan, administrasi data hingga pendaftaran. Meskipun beberapa hal ini telah mapan untuk dikelola namun masih banyak PR yang harus dikerjakan MHI Tennis khususnya membekali member dengan teknik yang mumpuni meskipun jelas tujuan yang ingin dicapai bukanlah sebuah keinginan untuk mengarahkan member menjadi pemain professional.  Bagaimanapun MHI Tennis mempunyai segmen yang berbeda sebagai komunitas tennis yang ada.  Dan ini beberapa keunikan MHI Tennis.

BUKAN AKADEMI

Komunitas MHI Tennis bukanlah akademi tennis.  Banyak calon member berharap banyak bisa belajar dari nol di sini dengan berbagai tunjangan kurikulum skill tennis.  Tidak!.  Walaupun terdapat 2 jam sessi bersama pelatih MHI tennis bukanlah akademi.  MHI tennis tetap sebagai wadah komunitas pecinta tennis untuk bisa bermain bersama tanpa barier berupa usia, level permainan ataupun kotak-kotak lainnya.  Banyak member baru yang memulai dari nol mampu bermain dalam 3 bulan.  Selain tidak meninggalkan sessi latihan bersama pelatih mereka diarahkan untuk mengambil privat tersendiri untuk mengejar ketinggalan skill-nya pada pelatih –pelatih yang tersedia di lapangan diluar sessi latihan di MHI Tennis.[…….]

Comments Off | Read on »

Pelajaran Pasca Tergelincirnya Batik Air ID 6380

November 13th, 2015

Pepatah yang mengatakan “belajarlah dari kesalahan” bisa jadi adalah pepatah yang salah! Bila kita mencerna kenyataannya kenapa kita tak belajar tentang hal benar?.  Karena seringnya kita belajar dari kesalahan kita malah ahli dalam berbuat salah. Kembali mengulang kesalahan dan kembali kita memberikan statement “kita belajar dari kesalahan”.  Memang pembelajaran adalah satu proses sepanjang hidup kita.  Namun proses belajar yang tak membuat kita makin pintar menurut saya adalah satu pembodohan. Tulisan ini juga dimuat di DETIK.COM, disadur LACAK.ID dan satu kehormatan disebut dalam RUNWAY-AVIATION

Bicara mengenai pembelajaran dari berbagai peristiwa kecelakaan pesawat terbang, Bandara Adi Sucipto Yogjakarta bisa belajar banyak dari peristiwa kecelakaan pesawat Garuda GA 200 yang terperosok dan meledak pada tanggal 7 Maret 2007 silam.  Tercatat 22 orang meninggal saat pesawat terbelah memanjang dari kabin hingga ekor. Pun maskapai Lion Group bisa belajar dari Kecelakaan pesawat Lion JT 904 yang terjatuh di perairan saat akan mendarat di Bandara Ngurah Rai 13 April 2013, meski tak ada korban jiwa namun 45 orang dilaporkan mengalami luka.  Di sini buku ajar telah dipaparkan.  Dengan mengevaluasi dan membuat antisipasi dari peristiwa yang ada harusnya kita makin ahli memitigasi atau menangani kecelakaan kalaupun telah terjadi.  Pertanyaannya: apakah ujian tergelincirnya pesawat Lion Air Group, Batik Air ID 6380 di Bandara Adi Sucipto 6 November 2015 lalu membuat kita lulus?[……..]

Comments Off | Read on »

Sophia: Blowing Her 6th Candle

July 9th, 2014

Sophia sepertinya bukan lagi si kecil yang suka berceloteh dan menyanyi dengan suara pelat bukan pula si anak yang tidak percaya diri ataupun si kecil yang bisa berayun ayun di pelukan saya.  Usianya telah 6 tahun awal tahun ini.  Padahal seakan saya baru menemuinya kemarin saat dia hadir diantara kami, dengan tangisnya dan dengan kepintarannya nenen di hari pertama kelahirannya.  Masa itu seakan begitu cepat dan kini saya melihatnya tumbuh dalam kecakapan dan kehebatan yang ada di dirinya.  Dia telah membuat kami bangga dengan budi pekerti dan prestasinya.

Pesta ulang tahun ini akan menjadi yang terakhir dilakukannya di TK karena tahun ini Sophia akan menginjak kelas 1 SD.  Selama 3x dia berulang tahun di sekolah saya seperti melihatnya tumbuh dan berkembang dalam fase yang lebih dari harapan kami.  Ketidak percayaan dirinya seakan tidak saya lihat lagi dan yang terlihat adalah prestasi demi prestasi yang membuat saya berkaca-kaca setiap saya memperoleh beritanya.  Terakhir dalam hitungan saya ada 14 piala yang dia  peroleh selama masa TK.  Di semua ekstra kulikuler dia menunjukkan prestasinya bahkan untuk tingkat antar sekolah.  Termasuk juara pertama lomba multimedia komputer antar sekolah.  Namun tidak untuk menari.  Sophia menunjukkan kemampuan individual daripada team seperti komputer, bahasa inggris, menggambar tapi tidak dengan menari.  Dan dia menyadari itu hingga meminta agar les balletnya diganti dengan les piano […….]

Comments Off | Read on »


« Previous Page

About Me



About Mine

    RSS SamBizz

    • UAI Business Launching #8
      Perjalanan 8  tahun Business launching merupakan perjalanan yang patut di apresiasi, tidak saja menunjukkan konsistensi namun juga perkembangan kualitas dan skala eventnya.  Selain itu patut pula diapresiasi bagaimana Univ. Al Azhar berkomitmen dalam pengembangan wirausaha di Indonesia sesuai dengan visinya sebagai Entreprising University.  Memberi wadah dan pendidikan yang mumpuni untuk terciptanya entrepreneur yang berkarakter islami […]
    • UAI Business Launching #7
      Entrepreneurship lebih dari sekadar memulai sebuah bisnis. Entrepreneurship, dalam arti luas, adalah jawaban terhadap munculnya berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di negara kita. Di tengah dunia yang berubah begitu cepat, semangat dan jiwa kewirausahaan sangat dibutuhkan setiap organisasi, utamanya dalam menciptakan peluang-peluang baru, menawarkan solusi, dan […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba-laba. Permadani hijau bergambar kubah
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah sekian lama, akhirnya kau berbagi tentang

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category



Recently Writing

Recent Comments

  1. Joko: We love them as they are. Pray all the best for my lovely daughters Amin
  2. imgar: smoga tahun depan bisa ke sana.
  3. sam: ada bu video kelahirannya. kalau lihat lagi jadi gak tega hahaha
  4. Oline: ilona seperti pelengkap kebahagiaan ya pak. what a great name :-) kalau ada videonya, boleh liat dong pak...
  5. sam: Makasih mbak. Iyo soal jeneng iki malah mikire 9 bulan lebih hahahaha
  6. sam: makasih oom mamat. Moga menjadi kehidupan yang di ridhoi
  7. retnanda: selamat ya.. namanya bagus banget… suka… mengingat dulu susah banget merangkai nama untuk anak...
  8. mamat: Wah selamat yah. Membaca ini seperti dibawa ke sebuah rangkaian cerita tentang kehidupan. Selamat datang Kikan...
  9. IJe: kantor pusatnya yang dekat monas oom.. iklannya yang baru, yang 3 hari 3 malam itu..
  10. besamyo: bisa di rekomendasikan provider tsb tante?
  11. IJe: abis baca jadi inget pengalaman temen pake provider yg sama untuk paket BB, pulsanya abis kesedot ngga sesuai...
  12. ndah: wow cakep2 ya om xixixi *lostfocus*
  13. acep: komentar pertama nih, donasi yang bisa di berikan selain uang ap lagi ya???
  14. imgar: mas, apa kabar ? udah lama gak mampir di sini.. hehe..

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

I am:

Kunjungan:

  • 2 currently online
  • 73 maximum concurrent
  • 441901 total visitors


Socialite


    Komunitas MHI Tennis

    Promote Your Page Too