image
sambooks

Uban Telanjang

October 22nd, 2009

By Be Samyono (21102009-13.13)

Dibilang uban adalah gejala adanya gangguan sintesa protein. Sel melanosit jadi tak mampu lagi menghasilkan pigmen (melanin) sehingga rambut menjadi kehilangan warna, dan dikatakan proses ini akan berlangsung begitu kita menginjak usia 40 tahun. Informasi yang sulit aku amini mengingat saat usiakulepas dari 17 tahun si uban telah menyisip diantara ribuan helai rambut hitamku. Dicabut, itulah langkah awal yang sederhana yang dulu aku lakukan meski efeknya membuta gatal dan merinding. Menginjak kuliah dan kerja temen-teman si uban mulai menyisip dan tak ada yang bisa kulakukan kecuali membiarkan. Hingga puncaknya saat usia 27 an uban ini menjadi tak kepalang. Menolak untuk dicabut dengan alasan sakit semirlah yang akhirnya menjadi solusi. Tak tanggung tanggung warna hitam kebiruan, burgundi, maroon dan dark brownpun pernah diupayakan hanya untuk menutupi si uban. Puncaknya saat wisuda S2 rambutku bener-benar terbakar warna MERAH! Dua tahun terakhir ini rasa insyaf akan semir warna terang membuatku paten memilih Natural Balck sebagai pilihan. Alasan cukup sederhana. Kulit dan mukaku yang dikata lebih mirip orang Nusa Tenggara ini lebih pantas memakai warna hitam daripada warna terang ala koboy yang tak pernah mandi. Kesan kontras lebih nyata daripada terang yang justru membuatku tampak “kumuh”.

Artikel yang mengatakan bahaya menyemir rambut terlalu sering karena mamicu adanya kanker membuatku berfikir ualang akan kebiasaanku yang menyemir rambut tiap 2 bulan. Perlahan aku biarkan semir hitam terakhir memudar seiiring tumbuhnya rambut. Positifnya rambutku menjadi lebih ringan dan lebih mudah diatur karena semir yang biasa melekat hilang, namun disisi lain komentar mulai aku tuai karena teman dan sahabat rupanya takjub melihat rambutku yang sudah memutih hampir sepertiganya dengan tiba-tiba. Bahkan temen-teman di S3 terheran-heran. Mereka tak menyadari bahwa selama ini semirlah yang berperan. Kurang nyaman juga mendengarnya namun justru lambat laun rasa “beda” itu ternyata menyenangkan. Saat di keramaian dan aku coba mencari teman yang senasib denganku, kusimpulkan aku gak perlu merasa sendiri. Banyak usia muda dengan rambut memutih meski tidak separah apa yang aku punya. yang menarik dari Browsing aku temukan beberapa Mitos dan fakta mengenai uban:

1. “Uban usia dini” bisa dicegah.

Fakta: Tak seorang pun yang bisa memprediksi munculnya uban. Tidak juga ahli medis. Setiap manusia punya moment berbeda kapan tepatnya ia akan beruban. Rata-rata, manusia normal mulai beruban saat berusia 40 tahun atau lebih. Cepat atau lambat nya — kecuali bila terdapat penyakit kelainan genetik– penyebabnya sangatlah multifaktor. Masalahnya, sekarang ini mulai banyak perempuan yang sudah beruban meski usia masih di awal 30-an. Tidak mungkin dicegah, tapi bisa diperlambat. Asal Anda menyuplai tonikum, moisturizing serum dan ektra nutrisi secara intensif pada akar dan batang rambut.

2. Setiap orang punya risiko terkena uban lebih cepat.

Fakta: Meski hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa memastikan penyebab munculnya uban prematur ini, namun bila kelenjar rambut terganggu dan folikel rambut telah berhenti memproduksi melanin alias tidak menghasilkan pigment, bisa dipastikan rambut akan memutih dengan sendirinya. Diagnosa medis sementara yang mungkin bisa dijadikan pegangan adalah kenyataan bahwa uban tidak akan tumbuh tanpa sebab. Kelainan genetik, kekurangan gizi, degradasi melanosit, faktor bawaan atau pernah mengalami penyakit tertentu bisa menjadi penyebab utama tumbuhnya uban lebih cepat.

3. Bleaching, coloring dan rebonding bisa menyebabkan rambut beruban.

Fakta: Zat peroxide, baik dari senyawa hydrogen atau alkaline yang biasa terdapat dalam produk pewarna rambut hanya akan menyerang di permukaan, lapisan kutikula, cortex dan medula rambut. Meski memang berpengaruh terhadap elastisitas rambut, namun peroxide tidak mengganggu kerja produksi melanin. Artinya, pigment rambut tetaplah bekerja memproduksi zat warna rambut seperti biasa, sampai saatnya ia melemah dan berhenti dengan sendirinya. Begitupun dengan produk hairstyling lainnya. Daya kerjanya tidak berhubungan dengan siklus pertumbuhan uban.

4. Uban gejala awal kebotakan.

Fakta: Jika Anda sudah mendapat uban saat berusia di bawah usia 20 tahun sebaiknya perlu waspada. Sebab, saat Anda memasuki usia kepala tiga, biasanya uban akan tumbuh lebih banyak dan intensitas warna putihnya bertambah solid. Selain itu, kondisi kulit kepala biasanya jadi sangat sensitif dan rawan komplikasi.

5. Makanan olahan, makanan cepat saji dan makanan yang diawetkan bisa meningkatkan risiko tumbuhnya uban lebih cepat.

Fakta: Banyak penyebab timbulnya uban dini yang masih belum tuntas diselidiki. Namun, makanan olahan yang mengandung bahan pengawet atau yang dibiakkan dari hasil rekayasa teknologi hormonal, bisa mengganggu metabolisme. Hal ini juga akan mempengaruhi sirkulasi oksigen dan nutrisi ke jaringan kulit kepala yang idealnya menyokong kerja melanin di sel-sel rambut.

6. Makin sering ditutup, uban semakin banyak.

Fakta: Idealnya, Anda hanya perlu menyemir uban dua bulan sekali. Karena, setelah 60 hari akar rambut yang baru biasanya akan mulai terlihat mata. Jika mengganggu penampilan, lakukan re-coloring secara berkala. Periode ini juga berguna untuk memberi jeda pada permukaan kulit agar kondisi akar rambut kembali normal. Menutup uban dengan topi, hanyalah bertujuan menangkal efek buruk sinar Matahari. Uban memang tidak bisa menjadi lebih buruk atau bertambah banyak. Hanya, warna rambut saja perlahan akan memudar.Soal mencabut uban, menurut ahli dermatologi dari New York, Debra Jaliman, M.D, hal ini tidak berdampak tumbuhnya uban lebih banyak. Hanya saja, selain akan merusak folikel dan saraf rambut, uban juga akan terlihat lebih outstanding karena berkurangnya jumlah rambut di sekitarnya.

7. Kloning rambut cara ampuh atasi uban?

Fakta: Penelitian terakhir di Univ. Pennsylvania School of Medicine menyebutkan, hair multiplication atau penanaman rambut bukan untuk mengatasi uban. Namun, bila jumlah rambut sehat yang ditanam lebih banyak, otomatis sel rambut baru ini bisa menutup uban agar lebih tersamar. Treatment yang bekerja dengan mengembangbiakkan sel folikel rambut yang sehat (dan tidak beruban) di laboratorium khusus ini, sampai sekarang masih terus dikembangkan. Meski terbilang revolusioner, teknik ini masih perlu penyempurnaan dan kemungkinan baru layak digunakan 2-3 tahun lagi.

Akhirnya saya hanya mengambil kesimpulan biarlah alam yang mengatur kinerja anggota tubuh saya. saya yakin ada kelebihan ada kekurangan. Kalau sekarang Rambut saya yang melemah mungkin bagaian lain yang justru menguat. Ambil contoh kekecangan kulit saya. kalau sudah seperti ini apalagi yang akan kita perbuat kecuali menjaga yang ada sembari terus mensyukuri.

Filed under: My Rebel Thinking


Leave a Reply

(required)

(required)


« Pribadi Unik Seorang Baby (oleh Ayah) - Reuni Offline »

About Me



About Mine

    RSS SamBizz

    • Smart Online Shop
      Fakum dari 1 kali pertemuan karena kesibukan masing-masing anggotanya, kembali KMM 5 tancap gas untuk berkumpul. Pertemuan yang sedianya akan dilakukan di Platter Setia Budi Building akhirnya dipindahkan ke Frankfurt untuk memenuhi kebutuhan WIFI. seperti biasa aura kekhasan KMM 5 mulai terasa begitu Saya, Pak Hendra, Pak Khidir, Pak Idham, Pak Taufan, dan […]
    • Rencana Bisnis Pentingkah?
      Kembali saya datang kepagian ke Jatipadang, tempat "markas" TDA Jaksel menggelar acara rutin kelas edukasi internal. Effort saya biasanya berlipat bila satu event digelar di hari sabtu atau minggu karena lokasi rumah berada di Jakarta Timur. Tapi beruntung sabtu 27 Februari kemarin jalanan cukup lengang dan semangat saya untuk hadir memberikan ef […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba- […]
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah se […]

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category



Recently Writing

Recent Comments

  1. tante mitha ayu: sophie dah diceritain dongeng ny.luma blum sm ayah…:)
  2. sam: iyah nih bunda abin….. betul-betul minggu yang menguras emosi
  3. yna: duh kinan ngambek ya… skr dah ga lagi kan? :) tuk papa-mama, tetap semangat ya, itu wujud protes si kecil...
  4. Susan Noerina: Salam kenal yah Ka Sophie dari Zahia :-) Toss dulu ah Zahia juga ga suka sama yang kotor2. Hihihi,...
  5. koekoeh: happy b’day to sophie ^^!
  6. yaya: maaf kelebihan 1 huruf ;)
  7. yaya: Sophie dah gede aja :D
  8. tuteh: update… :P
  9. tuteh: Wew, buah jatuh nggak jauh dari pohon.. gitu ya, mas Sam? Hehehehe… salam buat keluarga (Sophie dan...
  10. bunda zikra: sophie, kamu lucu banget sih. iya tante setuju deh kalo kamu baby tuwir haha. zikra juga bisa dibilang...
  11. motik: halo sophie… salam kenal juga ya :) ya ampun sophie pinter banget nih ngomongnya udah lancar banget....
  12. bunda kimi: salam kenal kembali dari Mas Akhtar dan adik kimi, waduh..waduh…mbak Sophie sudah pinter banget...
  13. rahasiabunda: cerita yang indah dan menggelitik… luv u baby sophie

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

Warning: number_format() expects parameter 1 to be double, string given in /home/besamyo/public_html/samroads/wp-content/plugins/blog-stats/blog-stats.php on line 66

  1. Pagerank:
    /10
  2. Technorati Rank: 600,161
  3. Alexa Rank: 1,530,355

I am:

Kunjungan:

  • 4 currently online
  • 80 maximum concurrent
  • 49191 total visitors


Socialite


    Komunitas MHI Tennis

    Promote Your Page Too