image
sambooks

Selapanan

February 18th, 2008

By Be Samyono (17022008.14.14)

Eyang Ti mo datang! begitu Ayah mengabarkan pada Bunda suatu sore. Oh ya? Bundapun gembira sekaligus mengkawatirkannya. Eyang Ti telah berusia 72 tahun. Perjalanan ke Jakarta dari Jogja bukanlah perjalanan yang singkat dengan kereta. Pastinya sangat melelahkan bagi beiau. Meskinya perjalanan paling tepat dengan pesawat tapi Eyang Ti telah terlanjur takut. Dan ternyata bukan hanya sekedar untuk menegok anak cucu kedatangan Eyang Ti kali ini tapi tepatnya untuk menyaksikan upacara potong rambutku. Benar, Setelah (kurang lebih 35 hari = selapan) usiaku, di adat jawa ada yang namanya selapanan. Biasanya diacara itu dilaksanakan pemberian nama bayi. Dan supaya tidak ribet Ayah menggabungkannya dengan acara aqiqah sekaligus.

Rame deh. Tidak saja karena kedatangan Eyang Ti dan Pak Dhe Bambang tapi juga karena begitu sibuknya semua orang mempersiapkan acara ini. Tepatnya inggu 10 Februari lalu semua orang disibukkan dengan bagiannya. Mulai dari berbelanja, memasak, bikin bendera dari uang ribuan hingga mempersiapkan kepala muda tempat rambutku nanti digunting. Ayah bareng kakek sejak beberapa hari sebelumnya telah sibuk mencari kambing untuk acara ini. Dan alhamdullillah seekor kambing yang sehat bisa didapatkannya. Seperti biasa diacara seperti ini ayahlah yang banyak tanya ini dan itu. Maklum ini baru acara pertama dan ayah belum pernah melihat acara ini sebelumnya. Meski capek Ayah kelihatan bersemangat sekali dan tanpa protes mengikuti adat yang berlaku di lingkungan rumah kakek.

Sedari pagi kakek sudah menginformasikan acara nanti malam termasuk bagaimana upacara pengguntingan rambutku dilaksanakan. Dan ayah mulai keberatan,
“Hun seberapa banyak motong rambutnya,” Tanya ayah begitu kakek berlalu.
“Biasanya sih sedikit saja sebagai syarat,” jawab Bunda sembari mengganti popokku yang basah.
“Trus!”
“Ya besok baru di botakinnya”.
“Dipotong pendek kali”.
“Enggak, bener2 dikerok ananti rambutnya”.
“Yang bener, Duh kasihan sekali entar Kinan gundul deh!” Ujar ayah seakan tak terima. Ayah sudah membayangkan tak lama lagi rambutku sudah bisa dikasih jepit atau dikuncir. Tapi sekarang harus di gundul.

Acara itu akhirnya dimulai pukul 8-an malam setelah Isya. Didahului dengan pengajian dan puncaknya Ayah menggendongku keliling jemaah pengajian. satu persatu mereka memotong rambutku dan ditaruh di atas air kelapa dalam tempurung yang telah ditaburi bunga. Suara doa bertambah keras namun dengan tenangnya akau terlelap. Giliran ayah yang berkaca-kaca. Entah haru atau tak tega rambutku dihabiskan. Begitu selesai dengan para jamaah giliran Eyang Ti, Nenek, Papa dan Mama Koko juga kakek mendapat giliran. Dan aku seperti biasa masih melanjutkan lelapku.

“Dokumentasi photonya gak begitu banyak Hun”, Ujar Ayah sembari memeriksa kamera digital.
“yah maklum khan bukan Ayah sendiri yang motret,”
“Moga shootingan Oom Piq bisa dapet momennya yah,”

*******

Siang hari Bunda mengirimkan MMS ke Ayah. MMS yang berisi photo waktu aku di gundul oleh nenek, dan photo akhir kepalaku yang telah tak berambut. Bunda juga bilang dengan digundul kulit kepalaku bisa dibersihkan dari kotoran bawaan lahir. Berita terakhir lebih menenteramkan Ayah karena ternyata digundul banyak manfaatnya. Dan segera Ayah membalas SMS Bunda.

“Hun, perlu gak yah belikan Kinan Wig?”

Ah Ayah masih saja gak sabar menguncir rambutku!

Filed under: Celoteh Sophie


2 Comments to “Selapanan”

  1. Yaya says:

    hehehe sabar donk ayah…kan ntar KInan kl gede pake jilbab..pasti tambah cantik :)

  2. evan says:

    kenapa gak ayah kinan aja yang pake wig? hehehehe

Leave a Reply

(required)

(required)


« Sebulan Sudah - Keajaiban »

About Me



About Mine

    RSS SamBizz

    • Smart Online Shop
      Fakum dari 1 kali pertemuan karena kesibukan masing-masing anggotanya, kembali KMM 5 tancap gas untuk berkumpul. Pertemuan yang sedianya akan dilakukan di Platter Setia Budi Building akhirnya dipindahkan ke Frankfurt untuk memenuhi kebutuhan WIFI. seperti biasa aura kekhasan KMM 5 mulai terasa begitu Saya, Pak Hendra, Pak Khidir, Pak Idham, Pak Taufan, dan […]
    • Rencana Bisnis Pentingkah?
      Kembali saya datang kepagian ke Jatipadang, tempat "markas" TDA Jaksel menggelar acara rutin kelas edukasi internal. Effort saya biasanya berlipat bila satu event digelar di hari sabtu atau minggu karena lokasi rumah berada di Jakarta Timur. Tapi beruntung sabtu 27 Februari kemarin jalanan cukup lengang dan semangat saya untuk hadir memberikan ef […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba- […]
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah se […]

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category



Recently Writing

Recent Comments

  1. tante mitha ayu: sophie dah diceritain dongeng ny.luma blum sm ayah…:)
  2. sam: iyah nih bunda abin….. betul-betul minggu yang menguras emosi
  3. yna: duh kinan ngambek ya… skr dah ga lagi kan? :) tuk papa-mama, tetap semangat ya, itu wujud protes si kecil...
  4. Susan Noerina: Salam kenal yah Ka Sophie dari Zahia :-) Toss dulu ah Zahia juga ga suka sama yang kotor2. Hihihi,...
  5. koekoeh: happy b’day to sophie ^^!
  6. yaya: maaf kelebihan 1 huruf ;)
  7. yaya: Sophie dah gede aja :D
  8. tuteh: update… :P
  9. tuteh: Wew, buah jatuh nggak jauh dari pohon.. gitu ya, mas Sam? Hehehehe… salam buat keluarga (Sophie dan...
  10. bunda zikra: sophie, kamu lucu banget sih. iya tante setuju deh kalo kamu baby tuwir haha. zikra juga bisa dibilang...
  11. motik: halo sophie… salam kenal juga ya :) ya ampun sophie pinter banget nih ngomongnya udah lancar banget....
  12. bunda kimi: salam kenal kembali dari Mas Akhtar dan adik kimi, waduh..waduh…mbak Sophie sudah pinter banget...
  13. rahasiabunda: cerita yang indah dan menggelitik… luv u baby sophie

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

Warning: number_format() expects parameter 1 to be double, string given in /home/besamyo/public_html/samroads/wp-content/plugins/blog-stats/blog-stats.php on line 66

  1. Pagerank:
    /10
  2. Technorati Rank: 600,161
  3. Alexa Rank: 1,530,355

I am:

Kunjungan:

  • 3 currently online
  • 80 maximum concurrent
  • 46761 total visitors


Socialite


    Komunitas MHI Tennis

    Promote Your Page Too