Keteguhan Sebuah Niat

By Be Samyono (21022010-21.18)

Perhelatan program “Berbagi Kasih” bersama MHI Tennis telah usai. Penyerahan donasi yang dibarengin dengan acara penanda 5 tahun MHI tennispun telah selesai. Demikian juga dengan pengiriman pertanggungjawaban atas donasi dan sponsorship telah di penuhi. Bila dikata cukup singkat program ini disiapkan dan berjalan. Seminggu untuk persiapan dan selebihnya 3 minggu untuk pelaksanaan. Tak ada kata selain ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus pada rekan se-team, rekan MHI donatur, sponsor serta supporter atas kolaborasi dan bantuannya dalam bentuk apapun. Tak ada kontribusi yang tidak konstruktif tak ada pula bantuan yang tak membangun. Saya pribadi yakin sekecil apapun bantuan yang diberikan saling tertaut dan memberikan makna dalam program ini.

Pemakluman saya sedemikian lebar akan kepesimisan berbagai pihak merujuk pada hasil maksimal program ini nantinya mengacu pada keterbatasan waktu serta pengalaman dalam mengelola acara semacam ini. Namun saya dan beberapa rekan tetap berambisi untuk membuktikan bahwa masih banyak kepedulian yang dipunyai oleh sebagian besar teman-teman MHI Tennis. Bukan keinginan untuk jumawa tapi pembuktian bahwa pasti ada jalan untuk sebuah niat tulus dalam berbagi kepada sesama. Jujur ketika kami menawarkan keinginan untuk membantu Panti asuhan Kampung Melayu tak ada yang kami punya kecuali 200% ketulusan dan keiklasan untuk menyisihkan waktu dan tenaga untuk program acara ini.

Saya akui 3 minggu adalah masa yang sangat menguras tenaga dan waktu untuk menjalankan program berbagi kasih ini sebagai panitia. Tidak saja sebagai penjaga gawang menampung donasi yang bisa datang kapan saja namun juga upaya keras untuk mensosialisasikan program ini tidak saja kepada donor, sponsor tapi juga volunteer, belum lagi kami harus menyiapkan acara penyerahan yang dikemas dalam bentuk tennis coaching. Sebagai penggelontor Ide sayapun harus berkomitmen penuh terhadap jalannya program ini meski di minggu terakhir saya bagai terdehidrasi hingga minta bantuan seorang rekan untuk mentake over kerjaan tugas saya sementara saya harus recovery.

Kini semuanya telah terbayar & syukur saya tak terbatas. Melihat senyum dan kegembiraan anak-anak panti asuhan yang menerima upaya kecil kami rasanya semua beban telah terangkat. Saya benar-benar mensyukuri moment itu. Terlebih kami telah disupport oleh donatur perseorangan hingga mencapai angka donasi Rp 10.650.000,-. Tak luput, beberapa sponsorpun turut memberi andil seperti Majalah Menshealth Indonesia, mead Johnson, KFC, Arnotts, dan juga Nestle. Satu hal yang luar biasa semua ini terjadi tepat pada waktunya dan begitu indah.

Kembali saya mengamini kekuatan sebuah niat, kedalaman sebuah keihklasan serta keindahan sebuah syukur. Saya yakin perhelatan ini tidak saja memberi kita pelajaran berarti mengenai makna berbagi namun juga makna keteguhan niat untuk menjalankan satu proses kehidupan!

Note: laporan lengkap mengenai pertanggungjawaban program “berbagi Kasih” bisa di lihat disini.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

You may also like

2 Comments